Jalan Bareng Riky

Follow Me

Berburu Souvenir di Museum Kata Andrea Hirata



By  rachmat fazhry     Rabu, Desember 02, 2015     
sumber foto indonesiakaya.com
Belitung memang sudah terkenal dengan pantai-pantainya yang mengagumkan, tapi ada satu objek wisata bukan pantai yang harus dikunjungi saat berada di sana. Museum Kata Andrea Hirata namanya. 

Andrea Hirata merupakan penulis sebuah novel yang berjudul Laskar Pelangi. Buku itu mendulang sukses di layar lebar Indonesia bahkan internasional. 

Banyak lho...., kekayaan Pulau Belitung yang diperkenalkan dalam film ini. Hal tersebut berdampak pada pariwsata di Pulau Belitung yang meningkat . 

Museum Kata Andrea Hirata sendiri, terletak di Jalan Raya Laskar Pelangi, No. 7, Gantong, Belitung Timur, cuma butuh sekitar 45 menit dari Tanjung Pandan, ibukota Belitung. Selain itu, para agen perjalanan juga sudah menjadikan museum ini sebagai Paket Tour Belitung, yang memudahkan kita untuk menuju Museum Kata.

Museum Sastra Satu – Satunya Di Indonesia

Museum ini berisi barang- barang yang memiliki nilai sejarah mungkin bisa ditemukan di beberapa tempat yang ada di Indonesia. Namun, Museum Kata Andrea Hirata yang ada di Kepulauan Belitung ini merupakan museum sastra pertama dan satu – satunya di Indonesia. Karena hingga kini belum ada museum sejenis yang dibangun lagi. 

Dari mulai masuk pintu gerbang, para pengunjung akan dimanjakan dengan warna – warni yang menyegarkan mata. Makin ke dalam, akan melewati lorong terbuka yang dikelilingi pohon pisang yang juga diberi hiasan tanpa merusak pohonnya. Berbagai tulisan inspirasi bisa ditemukan di setiap dinding – dinding yang ada pada Museum Kata Andrea Hirata ini. Pengalaman mengunjungi sebuah museum sastra tentu akan menjadi pengalaman baru dan unik yang bisa dirasakan para pengunjung ketika berada disini.

Untuk memasuki museum ini tidak memerlukan biaya masuk. Museum yang didirikan oleh Andrea Hirata ini diresmikan pada bulan November 2012. Waktu buka museum ini dari mulai pukul 10.00 pagi hingga pukul 06.00 sore. 

Setelah puas melihat rangkaian kata yang menginspirasi. Ada ruangan – ruangan khusus yang bisa ditemukan disini. Nama – nama ruangan tersebut pun memiliki nama para tokoh yang ada dalam buku maupun film Laskar Pelangi. 

Ada ruangan yang bernama Lintang, Ikal, dan Mahar. Ruangan – ruangan ini juga mempunyai ciri khas sama seperti karakternya yang ada pada filmnya. Seperti karakter Mahar yang sangat senang dalam bidang seni, maka di ruangan ini ditampilkan sosok yang menjadi inspirasi Mahar.

Warung Kopi Kuli

Selain bisa melihat ruangan – ruangan yang pastinya penuh inspirasi di dalam museum ini. Para pengunjung juga bisa menikmati secangkir kopi yang berada di ruangan dapur Museum Andrea Hirata Belitung. 

Dapur ini juga biasa disebut dengan Warung Kopi Kuli. Disini, para pengunjung bisa menikmati suguhan kopi hangat yang nikmat. Setelah cukup bersantai dan mengelilingi setiap ruangan yang ada pada Museum Kata Andrea Hirata ini, para pengunjung bisa berburu souvenir Laskar Pelangi yang berupa CD dan barang lainnya disini. Pengunjung juga bisa menikmati ruangan membaca atau menulis yang disediakan. 

Selain itu, novel Laskar Pelangi pun bisa dibaca disini. Namun, novel tersebut tidak bisa dibawa pulang. Bonus yang bisa didapatkan saat para pengunjung mengunjungi Museum Kata Andrea Hirata Belitung ini adalah keberadaan cerpen miliki Andrea Hirata yang belum pernah dipublikasikan dimanapun. Jika beruntung, kita bisa bertemu dengan salah satu maestro sastra Indonesia, Andrea Hirata yangkadang berada di museum ini untuk menyapa para pengunjung. Karena itu, bagi Anda yang memiliki rencana ke Pulau Belitung bisa membuat agenda khusus satu hari untuk mengunjungi Museum Kata Andrea Hirata Belitung ini.

About rachmat fazhry

Menikmati bagian dari hidup.

5 komentar:

  1. kemarin baru dari sana, tapi sayang lagi di renovasi, cuma dinding luar aja yang bisa dilihat :(

    udah tahu wisata jambi?? yuk cari tahu wisata Jambi

    BalasHapus
  2. wah unik ya cuma ada satu di Indonesia

    BalasHapus
  3. Baru sempet ke bangka, belum sempet ke belitung....

    BalasHapus
  4. udah beberapa kali kesini, tetap pengen balik lagi lho Kak

    BalasHapus